Wednesday, September 2, 2009

beasiswa 2010 ugm

Informasi Beasiswa Scholarship Indonesia
Data Beasiswa Scholarship Information


Universitas Gadjah Mada kembali akan memberikan Beasiswa BOP dan Beasiswa Bantuan Pendidikan untuk semester Ganjil 2010/2011. Adapun Alokasi jumlah penerima Beasiswa BOP sebanyak 1200 mahasiswa dan Beasiswa Bantuan Pendidikan sebanyak 300 mahasiswa (sesuai SK Rektor Nomor : 443/P/SK/HT/2009).
Adapun persyaratan untuk mendapatkan Beasiswa BOP dan Beasiswa Bantuan Pendidikan sebagai berikut :

1. Mahasiswa program S1 reguler atau Diploma Tiga (D3) pada semester genap dilampiri fotokopi Kartu Mahasiswa atau tanda bukti terdaftar semester genap tahun 2008/2009.
2. IPK minimal dari 2,75 (dilampiri transkrip nilai) untuk Beasiswa BOP.
3. IPK kurang dari 2,75 (dilampiri transkrip nilai) untuk Beasiswa Bantuan Pendidikan.
4. Khusus mahasiswa angkatan tahun 2010 melampirkan copy KHS.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
6. Surat permohonan dilampiri dengan Kartu Keluarga, Surat Penghasilan Orang Tua yang disahkan bendaharawan (untuk PNS, Pegawai Swasta, TNI dan POLRI) atau Lurah untuk lainnya.
7. Surat permohonan disampaikan ke fakultas masing-masing dilampiri Fotokopi Kartu keluarga, Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua yang disahkan (bendaharan (untuk PNS, Pegawai Swasta, TNI dan POLRI) atau Lurah untuk lainnya.
8. Paling lambat tanggal 19 Juni 2010 untuk diseleksi Wakil Dekan yang membidangi Kemahasiswaan dengan Lembaga Kemahasiswaan Fakultas dan disyahkan ditingkat fakultas, pengiriman usulan ke universitas satu fakultas satu usulan.
9. Data dimasukkan dalam Sistem Informasi Beasiswa.
10. Daftar nama calon penerima Beasiswa BOP beserta berkas persyaratannya yang telah diseleksi tingkat fakultas diserahkan kepada Direktorat Kemahasiswaan paling lambat tanggal 26 Juni 2010 dan telah diurutkan berdasarkan rengking prioritas. Penulisan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) ditulis lengkap.
11. Dengan dikeluarkannya informasi ini maka keterlambatan pengajuan beasiswa BOP dengan alasan apapun TIDAK DAPAT DITOLERIR.






Beasiswa ADB - Japan Scholarship Program at University of Sydney image
Beasiswa ADB - Japan Scholarship Program at University of Sydney

Beasiswa ADB (Asian Development Bank) - Japan Scholarship Program was established with financing from the Government of Japan to provide an opportunity for well qualified citizens of the Bank’s Developing Member Countries (DMCs) to undertake postgraduate studies which will assist the economic and social development of their countries at University of Sydney Australia.
Each scholarship covers full tuition fees, an allowance for books and instructional materials, a monthly living allowance, medical insurance and travel expenses. For scholars engaged in research, a special grant may be applied to assist in field work and thesis preparation. In special circumstances, computer literacy, preparatory language and other similar courses may be covered under the scholarship.

Selection criteria for ADB - Japan Scholarship:
- Applicants with less than two years of work experience will not be selected.
- Preference to women candidates.
- Preference to applicants with lesser financial capacity.

Beasiswa Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Scholarship bagi 16 Mahasiswa UGM

Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Scholarship Program sepakat memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Beasiswa disampaikan Mr Shinya Endo (Direktur Eksekutif Mitsubishi UFJ Foundation) didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Chairil Anwar, Mr Nakamura (Direktur Bank of Tokyo brach Jakarta), Mr Teddy, dan diterima 16 mahasiswa program S1 UGM, di ruang Multi Media, Rabu, (13/9).

Sebagaimana diungkap Dr Chairil Anwar, 16 mahasiswa UGM yang mendapat beasiswa, 10 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, 4 mahasiswa Fakultas Hukum dan 2 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. Masing-masing menerima beasiswa sebesar Rp 1 400 000/semester, selama setahun, terhitung dari bulan April 2006 s.d Maret 2007.

“Saya berharap beasiswa ini memberikan manfaat mahasiswa dari 3 fakultas, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Budaya. Untuk keperluan biaya di Jogja, saya kira beasiswa ini cukup. Membeli buku, makan dan 16 mahasiswa penerima beasiswa tentunya akan jauh lebih baik dalam studinya�, ujar Pak Chairil.

Bagi Mr Shinya Endo, beasiswa ini merupakan bentuk simpati akibat gempa yang terjadi di Jogjakarta bulan Mei 2006 lalu dan bantuan pendidikan ini merupakan kontribusi bagi peningkatan mutu sumber daya manusia di Indonesia.

Sementara itu bagi mahasiswa UGM penerima beasiswa, kata Mr Nakamura, untuk tetap terus berkonsentrasi dalam studi. Setelah lulus nanti, dari mereka diharapkan bisa menjadikan Bank of Tokyo cabang Jakarta sebagai alternatif tempat untuk bekerja.

“Kami kantor cabang di Jakarta, saat ini juga sedang berpikir bagaimana membantu Pasar Seni, Gabusan Bantul. Karena kami melihat di Jogjakarta potensial untuk kesenian. Jadi bagaimana kami bisa memberi kontribusi bagi masyarakat�, ungkap Nakamura. (Humas UGM).

No comments:

Post a Comment